Wednesday, 8 March 2017

#MotivasiBulu ayam

Suatu ketika diperkampungan , hiduplah seorang kakek tua yang bijak kakek tua melihat dari kejauhan datanglah seorang ibu muda dan ibu muda itupun menceritakan bahwa yang dilakukannya  setiap hari adalah menghabiskan waktunya dengan menggosip. Ia selalu saja menggosipkan tetangga-tetangganya meskipun tak mengenal siapa mereka. Namun karena ingin berubah, suatu hari dia mendatangi seorang kakek tua bijak untuk meminta saran. kakek tua bijak ini memerintahkannya untuk membeli ayam segar di pasar dan membawakan untuknya sesegera mungkin. Ayam itu harus dicabuti bulu-bulunya sementara ia berlari, tak boleh sehelai bulu pun tersisa. 


Si ibu penggosip ini menuruti semua perintah tersebut, ia mencabuti bulu-bulu ayam sementara ia berlari kembali ke rumah pria bijak itu. Sesampainya disana ia menyerahkan ayam tersebut, namun pria bijak lagi-lagi memintanya untuk pergi mengumpulkan semua helai bulu yang sudah dia cabuti dan membawanya kembali. Si ibu penggosip ini tentu saja protes, hal itu tidak masuk akal untuk dilakukan. Angin pasti sudah menerbangkan bulu ayam itu ke segala penjuru dan dia takkan pernah bisa mengumpulkannya lagi. 


kakek bijak kembali berkata, 


"Hal itu benar Adanya. Begitu pula halnya dengan gosip. Satu gosip dapat terbang ke segala sudut, lalu bagaimana kamu akan mengembalikannya? Jadi sebaiknya jangan pernah memulainya dari awal."


Ibu muda itu pun termenung dan wajahnya memerah menahan malu. 


Sobat ku
Pesan apa yang kita dapatkan dari cerita tersebut ?
Ingatlah jangan pernah menceritakan sebuah gosip . sekali saja anda menceritakan sebuah gosip , maka gosip itu akan cepat menyebar bagaikan debu di tiup angin .
burung irian burung candrawasih cukup sekian dan terimakasih !

No comments:

Post a Comment